Tips Bangun Rumah Sejuk Tanpa AC dengan Budget Minim

Tips Bangun Rumah Sejuk Tanpa AC

Memiliki rumah sejuk tanpa AC adalah impian banyak orang. Terlebih lagi iklim tropis di Indonesia menyebabkan suhu udara selalu terasa panas saat musim kemarau. Sehingga ketergantungan pada penggunaan pendingin ruangan menjadi hal biasa.

Tak dapat dipungkiri, selalu mengandalkan AC untuk jangka panjang dampaknya kurang baik. Salah satunya adalah meningkatkan penggunaan energi listrik. Alhasil, selain menjadi penyebab tagihan listrik rumah membengkak, penggunaan AC juga berdampak pada lingkungan.

Nah, untuk menyiasatinya, ada beberapa trik untuk membuat rumah sejuk meskipun tanpa harus menggunakan AC dengan budget minim. Apa saja?

Terapkan Atap Pelana

Atap Pelana
Atap Pelana (Sumber : instagram.com/spinnakerconstruction)

Model atap pelana menjadi salah satu pilihan terbaik untuk diterapkan di Indonesia yang beriklim tropis. Sebab selain mempercepat aliran air hujan turun ke tanah, atap pelana juga disebut mampu mengurangi panas dalam ruangan.

Bentuk miring atap pelana akan menciptakan ruang kosong antara atap dan plafon. Sehingga udara yang terkumpul di ruang tersebut akan mengurangi suhu panas mengalir ke bawah.

Maksimalkan Ventilasi Udara

Cara lain membuat rumah sejuk alami meskipun tanpa AC adalah dengan mengoptimalkan sirkulasi udara dalam ruangan, contohnya dengan merancang ventilasi silang. Apa maksudnya?

Ilustrasi Ventilasi Silang
Ilustrasi Cross Ventilation (Sumber: Cheshire Architects)

Ventilasi silang (cross ventilation) adalah dua bukaan berupa jendela atau pintu dengan posisi saling berhadapan di suatu ruangan. Fungsi dari elemen ini adalah agar udara mampu mengalir dengan baik mengikuti tekanan udara.

Buat Plafon Lebih Tinggi

Langit-langit atau plafon yang tinggi akan memperlambat masuknya panas ke dalam ruangan dan memberikan ruang untuk sirkulasi yang lebih baik.

Tips Rumah Sejuk Tanpa AC
Ilustrasi Plafon Lebih Tinggi (Sumber: Instagram.com/The Local Project)

Sebab, alur masuknya panas matahari dimulai dari bagian atas, yaitu atap (penutup), rangka atap, diteruskan menuju plafon, lalu ke ruangan-ruangan di bawahnya.

Oleh karena itu, semakin tinggi plafon rumah, kian besar pula persentase berkuarangnya panas masuk ke dalam ruangan di dalam rumah.

Manfaatkan Tanaman

Keberaaan ruang hijau di tempat tinggal, termasuk taman dengan beragam tanaman juga memperlancar sirkulasi udara. Selain sebagai peneduh, pepohonan yang tumbuh dapat mengarahkan aliran udara masuk ke dalam rumah.

Vertical Garden
Vertical Garden (Sumber: homeonline.com – architect Hrishikesh Phadke)

Namun jika lahan pekarangan rumah terbatas, mengaplikasikan vertical garden pada hunian dapat dilakukan.

Selain dapat mereduksi panas yang masuk ke rumah secara signifikan dan meningkatkan kualitas udara di dalamnya, tetapi juga menambah estetika hunian.

Pilih Material Atap yang Tepat

Pemilihan material atap yang dapat mereduksi panas juga perlu dilakukan, supaya rumah tetap sejuk meskipun tanpa AC.

Genteng Metal Pasir
Genteng Metal Pasir VIVO (doc. VIVO Baja Ringan)

Seperti Genteng Pasir, inovasi terbaru VIVO yang bukan hanya dapat mereduksi panas serta mampu meredam suara berisik dari luar hunian.

Produk yang menggunakan material AZ 70 dengan lebar efektif 800mm ini juga akan membuat atap rumah lebih estetik, karena tersedia dua pilihan warna, yaitu merah carita dan hijau borneo.

Bahkan, Genteng Pasir VIVO yang menggunakan material berkualitas ini tidak akan membuat dana membengkak karena dibanderol dengan harga lebih terjangkau.***

Tips Bangun Rumah Sejuk Tanpa AC dengan Budget Minim

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to top