Dinding Rembes Jangan Disepelekan, Atasi dengan Cara Ini!

Ilustrasi Cara Mengatasi Dinding Rembes

Dinding rembes menjadi salah satu masalah yang sering terjadi ketika musim penghujan tiba. Selain membuat tidak nyaman, jika tidak segera diatasi akan menyebabkan tembok menjadi lembab. Akhirnya, jamur akan mudah tumbuh dan berkembang.

Padahal, kelembapan yang berlebih di dalam rumah bukan hanya akan membuat penghuni kurang nyaman dan mengganggu kesehatan. Tetapi juga dapat menyebabkan struktur bangunan mudah lapuk.

Lantas, apa yang menyebabkan dinding rumah cenderung lembab karena rembes? Ternyata ada beberapa faktor yang memengaruhinya.

Penyebab Tembok Rumah Rembes

Ada beberapa faktor yang menyebabkan tembok rumah rembes, di antaranya adalah sebagai berikut.

  • Berada di Area Basah

Kelembapan yang tinggi di sekitar dinding menjadi salah satu penyebab tembok rembes. Contohnya ketika ruangan berada di area basah atau berair seperti kamar mandi.

Semakin lama jika dibiarkan, dinding akan mengalami retak menyerupai helaian rambut. Sehingga dikenal dengan sebutan tembok retak rambut.

  • Proses Pengacian Belum Sempurna

Proses pengacian fungsinya menutup pori-pori pada plesteran, serta untuk menghaluskan bagian permukaan agar plesteran terlihat rapi.

Sehingga ketika proses ini belum sempurna atau belum sepenuhnya kering, maka dapat menyebabkan tembok menjadi lembap. Karena setidaknya pengeringan pada acian membutuhkan waktu sekitar 5 sampai 7 hari.

  • Talang Air Bocor
Talang Air
Talang Air (Sumber: Instagram @ikonicpressurecleaning)

Curah hujan tinggi dengan durasi yang cukup lama dapat membuat air masuk melalui celah-celah dinding rumah. Akibatnya, hal ini juga menyebabkan tembok menjadi lembab.

Kebocoran pada talang terkadang bukan hanya terjadi karena talang kotor dengan sampah daun atau lainnya. Talang yang telah ‘berumur’ dan berkarat  akan meningkatkan risiko rembes pada tembok.

Cara Mengatasi Dinding Rembes

Berikut ini adalah beberapa cara mencegah sekaligus mengatasi tembok yang rembes.

  • Cat Bagian Tembok Retak Rambut dan Beri Waterproofing

Sebelum melakukan pengecatan, pastikan untuk mengelupas sisa cat yang menempel, kemudian bersihkan dari permukaan dinding.

Selanjutnya, beri lapisan primer atau cat dasar yang menggunakan campuran cairan berbahan dasar emulsi polimer dan semen. Setelah lapisan tersebut mongering, lanjutkan proses pelapisan dengan waterproofing pada dinding.

  • Lakukan Plester dan Pengacian Ulang

Tips mengatasi tembok rembes selanjutnya adalah melakukan plester dan pengacian ulang pada dinding bagian luar bangunan setelah memberikan waterproofing. Pastikan pula dinding di dalam rumah juga tidak bermasalah.

Selain itu, untuk mencegah tembok rembes karena naiknya air tanah akibat kondisi tanah area tempat tinggal adalah meningkatkan kualitas plester serta melakukan pengecatan ulang.

  • Perbaiki Talang Air

Sebaiknya periksa secara berkala talang air. Bersihkan pula kotoran di talang, agar aliran air tidak terhambat dan mengakibatkan tembok rembes karena kebocoran dari talang.

Pastikan pemasangan talang air terpasang dengan benar baik ukuran dan kemiringan talang. Selain itu,gunakan produk berkualitas yang ketahanannya telah terjamin.

Plat Talang VIVO Baja Ringan
Plat Talang VIVO (Sumber: VIVo Baja Ringan)

Seperti plat talang VIVO Baja Ringan yang menggunakan bahan baku berSNI berupa Baja Lapis Aluminium Seng (BjLAS) berkualitas, yaitu ZINIUM®. Selain tahan karat dan terpaan cuaca ekstrem, plat talang VIVO mudah dipasang menyesuaikan desain rumah.***

Dinding Rembes Jangan Disepelekan, Atasi dengan Cara Ini!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to top